Jumat, 31 Januari 2014

Unik! Kota Ini Separuh di Eropah Separuh di Asia

Unik! Mungkin kata itu yang sesuai untuk menggambarkan keadaan Kota Istanbul. Betapa tidak, traveler yang datang ke Ibukota Turki ini boleh merasakan hidup di satu kota yang berada di benua berbeza, iaitu Asia dan Eropah.

Istanbul sudah sejak lama dikenal traveler sebagai kota yang menyimpan beragam peninggalan Romawi kuno. Dulu sebelum berganti nama menjadi Istanbul, kota ini dikenal sebagai Konstantinopel yang menjadi kota perdagangan bangsa-bangsa Eropa. Kemudian kota ini pun jatuh ke tangan Bani Seljuk.

Tapi, di balik sejarah yang membalut Istanbul, ada daya tarik lain yang dimiliki Ibukota Turki ini. Ternyata, jika dilihat dari geografis, Istanbul berada di dua benua berbeza, iaitu Asia dan Eropah. Hanya terpisahkan Selat Bosphorus dan Laut Marmara. Penasaran dengan kota ini?

Ada banyak cara menuju Istanbul, salah satunya adalah lewat jalur darat. Bandara Sabiha Gokcen siap menyambut setiap turis yang datang. Dari bandara, Anda boleh melanjutkan perjalanan menuju lokasi terkenal di Istanbul berupa Airport bus.

Nah, salah satu tempat terkenal yang boleh Anda kunjungi adalah Taksim Square. Boleh dibilang, ini adalah tempat gaulnya anak Turki. Ada banyak tempat makan yang biasa dijadikan lokasi mengisi perut.

Selain Taksim Square, tempat lain yang juga tak boleh Anda lewatkan adalah Distrik Sultan Ahmed. Traveling ke sana, pelancong langsung dihadapkan dengan dataran cantik dengan lautan biru. Distrik Sultan Ahmed semakin sempurna dengan adanya Selat Bosporus dan Laut Marmara.



Seolah dibawa ke era Konstantinopel berjaya, pelancong dihadapkan dengan banyak bangunan cantik  Turki kuno di sana. Mahu tahu tempat apa yang paling diincar turis? Blue Mosque jawabannya. Ya, kota ini memang terkenal dengan Masjid Birunya yang indah nan cantik.

Biasanya, turis banyak menghabiskan waktu untuk memandangi keindahan masjid lewat Jambatan Bosphorus. Inilah jembatan yang menghubungkan Istanbul Asia dan Istanbul Eropa. Cukup berjalan beberapa menit, Anda pun bisa berada di benua yang berbeda, namun masih di satu kota.

Jalan-jalan ke Istanbul, bukan cuma saksi bisu kejayaan Konstantinopel yang boleh Anda saksikan, tetapi juga traveling ke dua benua berbeza tanpa harus berpindah kota. Seru bukan?

sumber: detikcom
Read More..

Kamis, 30 Januari 2014

BBM Milik PT PLN Sedang Berlayar Menuju Bawean


1 Februari 2012


Kapal pengangkut BBM jenis solar milik PT. PLN sudah berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pulau Bawean, sore ini (rabu, 1/2/2012).

H. Achmad Antono dihubungi Media Bawean (rabu, 1/2/2012) membenarkan bahwa kapal pengangkut BBM diperkirakan jumlahnya 250 ton, sudah berlayar menuju Pulau Bawean. "Diperkirakan besok pagi sampai di Pulau Bawean, sedangkan pengisian kedalam tangki masih menunggu kondisi air laut pasang,"katanya.

"Setelah pasokan BBM sudah masuk kedalam tangki, masih butuh proses pengendapan dahulu agar kebersihannya terjamin,"paparnya.

Malam ini (rabu, 1/2/12012) masih seperti biasanya yaitu pemadaman mulai jam 24.00. WIB. "Masalahnya kapal pengangkut masih dalam perjalanan, kita berjaga-jaga saja bila ada sesuatu bila dinyalakan normal tentunya berisiko besar akan terjadi pemadaman secara total,"jelasnya.

Witanto sebagai Supervisor Pembangkitan APJ PLN Gresik dihubungi Media Bawean via ponselnya, menyatakan kendala pengiriman pasokan BBM ke Pulau Bawean disebabkan adanya larangan berlayar dari petugas sehubungan kondisi cuaca sejak beberapa hari masih tinggi. "Tapi sekarang sudah berlayar menuju Pulau Bawean,"pungkasnya.

Sejak pemadaman mulai 2 hari lalu, banyak warga mengeluhkan sehubungan aktivitasnya mengalami hambatan, termasuk santri mengaji diwaktu pagi hari mengalami dampak pemadaman. 
Read More..

Kamis, 09 Januari 2014

Harga Cartridge Canon IP 2770

Sebelumnya kita telah membahas harga printer Canon IP 2770 terbaru dan sekarang saya akan berbagi info tentang harga cartridge canon ip2770 Color dan sedikit ulasan tentang printer ini.

Harga Cartridge Canon IP 2770
Sebagaimana kita ketahui bahwa Canon IP 2770 ini adalah salah satu printer yang harganya dibawah satu jutaan, untuk informasi lengkapnya silahkan baca tulisan saya sebelumnya Daftar harga printer dibawah satu jutaan. Printer Canon 2770 ini merupakan produk unggulan dan terlaris dari Canon di tahun 2013 ini dan harga printer ini terbilang cukup murah dengan fitur yang lumayan lengkap, maka dari itu printer ip2770dari Canon ini sangat disukai oleh pelajar terutama bagi para Mahasiswa, untuk info daftar printer yang cocok bagi Mahasiswa coba lihat infonya disini Printer yang cocok untuk Mahasiswa

Canon Pixma IP 2770 ini dilengkapi dengan teknologi FINE (Full-Fotolitografi Inkjet Nozzle Engineering) arsitektur, ChromaLife100+, dan sistem tinta hibrida. Keunggulan tersebut akan membuat gambar jauh lebih baik tanpa mengorbankan kecepatan. Pixma ip2770 dari Canon ini juga memiliki keunggulan interface USB 2.0 manfaatnya tentu memudahkan kita dalam mengkoneksikan print ini dengan laptop atau komputer kamu dirumah.

Untuk harga cartridge Canon ip 2770 color ini hanya Rp 210.000,- saja, tergantung daerah masing-masing juga, bisa harganya lebih mahal juga bisa lebih murah :) Semoga bermanfaat.

Nah..Bila harga Catridge Canon ip2770 warna ini lebih MURAH daripada harga di daerah tempat tinggal kamu, maka sebaiknya kamu MEMBELINYA secara online saja, di situs toko online tempat mern-JUAL berbagai macam barang elektronik dan lainnya, seperti CATRIDGE CANON IP 2770 ini.

Situs Toko Online yang menjual barang elektronik yang paling POPULER saat ini di Indonesia adalah bhinneka.com, Oke langsung saja, bagi teman2 yang ingin MEMBELI secara online bisa langsung menuju page berikut CANON Color Ink Cartridge [CL-811]

CANON Color Ink Cartridge type CL811 selain bisa digunakan untuk Canon pixma ip2770 juga bisa untuk type printer MP245, Canon MP258 dan Canon MP486. Oke, semoga bermanfaat.

Tulisan lainnya:
Harga printer Canon mp145
Panduan lengkap memulai usaha percetakan
Ebook cara memperbaiki Laptop komplit
Read More..

Rabu, 01 Januari 2014

‘Pathma Ada Motif Bunuh Sosilawati’

Kes Bunuh


SHAH ALAM – Hakim Datuk Akhtar Tahir memberitahu Mahkamah Tinggi bahawa bekas peguam, N Pathmanabhan dan tiga pekerja ladangnya mempunyai motif untuk membunuh jutawan kosmetik, Datuk Sosilawati Lawiya dan tiga rakannya kerana tersepit isu penjualan tanah di Pulau Pinang.
Akhtar berkata, isu penjualan tanah itu melibatkan Sosilawati dan bekas Adun Sementa, Datuk Abd Rahman Palil.
Bagaimanapun, tindakan Pathma mewakili kedua-dua mereka adalah tidak beretika sehingga dia juga enggan membuat perjumpaan antara keduanya.
“Motif itu diperoleh setelah mempertimbangkan keterangan Pathma yang mempunyai sebab lain yang lebih kukuh dan bukan disebabkan isu cek semata-mata.
“Akibat tertekan dengan Sosilawati dan Abd Rahman, Pathma mengambil jalan mudah dengan menghabiskan salah seorang daripada mereka dan ini berlaku kepada Sosilawati.
“Sementara tiga lagi rakan Sosilawati yang mengikuti jutawan tersebut ke Banting pada hari kejadian turut dibunuh,” katanya.
Akhtar berkata demikian dalam alasan penghakimannya selepas menjatuhkan hukuman gantung sampai mati ke atas Pathmanabhan, T Thilaiyalagan; R Matan dan R Khatavarayan selepas didapati bersalah membunuh Sosilawati dan tiga rakannya.
Dalam prosiding terdahulu, Akhtar berkata, keputusan itu dibuat selepas mahkamah berpuas hati dengan semua bukti dan bahan bukti yang dikemukakan di mahkamah sepanjang perbicaraan yang bermula pada 4 Julai 2011.
Katanya, pembelaan di peringkat ini telah gagal menyangkal kes pendakwaan kerana bukti dan keterangan sudah cukup mensabitkan semua tertuduh bersalah membunuh semua mangsa dengan satu niat.
Menurutnya, walaupun tiada mayat ditemui, mahkamah menerima pakai bukti yang dikemukakan oleh pendakwaan, iaitu kesan darah dan barang peribadi yang ditemui di kawasan Ladang Gadong, Banting.
“Justeru, mahkamah berpendapat penemuan kesemua barang bukti tersebut menunjukkan kehadiran mereka di ladang pada hari kejadian,” katanya.
Beliau berkata, mahkamah menerima pakai keterangan anak kepada Sosilawati, Erni Dekritawati Buhari, yang mengesahkan bahawa ibunya akan berjumpa dengan Pathma di Banting, untuk menyelesaikan dua keping cek.
“Mahkamah beranggapan tiada sebab untuk saksi ini menipu. Begitu juga dengan isteri mangsa yang mengikut Sosilawati sebagai penasihat.
“Selain itu rekod panggilan telefon yang dikemukakan oleh saksi telekomunikasi menunjukkan Sosilawati dan rakannya berada di Banting,” katanya.
Akhtar berkata, bagaimanapun, kesemua keterangan ini tidak boleh dicabar oleh pembelaan.
Dalam pada itu, Akhtar berkata kehadiran semua mangsa di Ladang Gadong turut disahkan oleh pembantu rumah warga Indonesia, Siti Hamidah Karnax.
“Keterangan saksi itu ada melihat seorang perempuan dan tiga lelaki Melayu pada petang 30 Ogos 2010 serta mendengar jeritan selain melihat api besar di kawasan ladang.
“Mahkamah lebih percayakan kredibiliti saksi ini dan dia memberi keterangan yang benar,” katanya.
Akhtar berkata, beliau percaya dengan keterangan tertuduh keempat, Khatvarayan, yang mengesahkan Sosilawati dan tiga rakannya datang ke ladang pada 30 Ogos 2010.
Bagaimanapun, jika merujuk kepada keterangan Khatavarayan, Akhtar berkata, beliau menganggap tertuduh itu jelas sekali rakan subahat, namun berpaling tadah kerana mungkin berselisih faham dengan tertuduh pertama.
“Mahkamah berpendapat kebanyakan keterangan Khatavarayan hanya direka secara berhati-hati untuk menunjukkan dia tidak bersalah.
“Versi keterangan Khatavarayan adalah untuk selamatkan dirinya, meskipun banyak percanggahan keterangan dengan tiga lagi tertuduh lain,” katanya.
Katanya, pembelaan gagal menjelaskan berhubung barangan peribadi mangsa selain tiada penjelasan mengenai penemuan darah dan tulang manusia di ladang terbabit.
“Pembelaan juga mencabar bukti DNA, namun tiada sebab untuk tolak bukti saksi pakar yang diterima sebelum ini kerana pembelaan gagal berbuat demikian.
“Malah penemuan darah dan sisa tulang manusia di ladang menimbulkan kemungkinan kejadian yang berlaku kepada kesemua mangsa yang dibakar sehingga mati,” katanya.
Menurutnya, mahkamah bersetuju dengan cadangan peguam, iaitu tertuduh keempat yang memanipulasi bukti untuk menyesuaikan dengan kesnya kerana dia mendengar semua keterangan saksi dan ia tidak sukar untuk mencipta semua keterangan di mahkamah. - Sinar Harian Online
Read More..