Jumat, 05 September 2014

Cara Mengenali Tahi Lalat yang Berbahaya

Setiap orang memiliki tahi lalat. Bintik hitam kecil yang berada di wajah atau tubuh itu bisa timbul sejak lahir atau yang tumbuh saat dewasa.

Beberapa tahi lalat merupakan tanda lahir biasa, namun ada juga tahi lalat yang menjadi melanoma (kanker kulit). Melanoma berbentuk seperti tahi lalat, namun jika didiamkan dapat berpengaruh buruk. Untungnya melanoma bisa diprediksi sendiri.

"80% tahi lalat yang menjadi melanoma ditemukan oleh pasien, bukan doker," ujar dermatologis yang berbasis di New York, Macrene Alexiades-Armenakas, M.D., Ph.D, seperti dikutip dari Beautylish.

Melanoma bisa disebabkan karena paparan sinar matahari yang intens, baik UVA dan UVB. Akan tetapi faktor keturunan juga bisa menjadi penyebab jenis kanker kulit itu.

"Satu partikular gen yang bermutasi yaitu cdnk2a, menyebabkan familial mole syndrome, yang dapat meningkatkan melanoma sebanyak 15 sampai 19 kali," ujar Dr Alexiades.

Berita baiknya, melanoma hampir 100% dapat disembuhkan jika telah terdeteksi sejak awal. Diagnoasa sejak dini dapat mencegah menurunkan melanoma kepada anak-anak Anda.

Untuk menghindari melanoma, Dr Alexiades menyarankan agar selalu melindungi diri dengan sunblock di jam-jam sibuk, dari pukul 10 pagi hingga 4 sore. Ia menyarankan untuk menggunakan sunblock yang memiliki kandungan SPF sebanyak 30.

Sebagai informasi tambahan, pada wanita tahi lalat sering muncul di daerah kaki, sedangkan pada pria timbul di bagian punggung. Jika Anda menemukan tahi lalat yang mencurigakan di tubuh, lakukanlah diagnosa awal sendiri dengan melihat bentuk dan warnanya. Ini dia petunjuk untuk melihat tahi lalat Anda berbahaya atau tidak.

Asimetris
Jika tahi lalat Anda berbentuk asimetris atau tidak beraturan, Anda perlu waspada. Bentuknya yang tidak bulat bisa jadi peringatan dini dari melanoma.

Pinggiran Tahi Lalat
Perhatikan kulit di sekitar tahi lalat, jika bergerigi bisa menjadi indikasi awal dari melanoma. Tahi lalat norma memiliki pinggiran yang rata dan halus.

Warna
Warna bisa menjadi tanda ketidaksehatan tahi lalat. Tahi lalat yang memiliki banyak warna seperti cokelat, hitam atau kebiruan, bisa jadi itu tanda kanker.

Diameter
Melonama biasanya memiliki diameter lebih besar daripada tahi lalat biasa. Biasanya diameter lebih dari 1/4 inci.

Berubah
Jika Anda melihat perubahan bentuk, tekstur dan warna dari waktu ke waktu, maka segeralah konsultasikan ke dokter. Bisa jadi tahi lalat Anda telah berubah menjadi melanoma.


sumber : http://www.wolipop.com/read/2011/09/...aya?w992201835
Published with Blogger-droid v1.7.4
Read More..

Kamis, 04 September 2014

Cara Pendaftaran Akun Online di Panselnas menpan go id

KarirLampung.com - Cara Pendaftaran Online di Panselnas.menpan.go.id - Hari ini (20/8) menurut rencana adalah hari pertama dimulainya pendafaran secara online CPNS 2014 via portal Panselnas yang beralamatkan di https://panselnas.menpan.go.id. Di portal ini, nantinya semua rekrutment CPNS pusat dan daerah dilakukan. Bagi calon pendaftar CPNS, cukup membuat akun tunggal, yang dengan akun itu bisa digunakan untuk melamar di semua instansi yang sedang melakukan rekrutment.

Dari hasil pantauan kami per tanggal 20 Agustus 2014, ternyata porta Panselnas belum sepenuhnya berfungsi, terutama untuk menu Formasi CPNS 2014. Hanya ada 1 instansi yang ada datanya, yaitu formasi CPNS Lembaga Arsip Nasional dengan 42 formasi. Sedangkan instansi lain baik pusat atau daerah belum ada datanya sama sekali.

Formulir Pendaftaran Panselnas

Khusus untuk membuat akun online di Panselnas, sudah bisa dilakukan. Hanya saja letak menunya yang agak tersembunyi. Jika Anda langsung mengakses portal Panselnas di https://panselnas.menpan.go.id, Anda tidak akan bisa langsung menemukan menu formulir pendaftaran. Menu formulir pendaftaran akan terlihat ketika Anda sudah mengklik menu "Formasi CPNS 2014". Nah, menu formulir ada di sub menu "Formasi CPNS 2014" itu.

Masih bingung? Silakan lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya:
Atau jika ingin jalan pintas, Anda bisa juga mengklik tautan ini: https://panselnas.menpan.go.id/orm/
Atau Anda bisa juga mendaftar disini: https://regpanselnas.menpan.go.id/

Apa saja Persyaratan yang Diperlukan?

Sebelum melakukan pendaftaran akun di Panselnas, pastikan Anda telah meyiapkan data-data sebagai berikut:
  1. Nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. Tahun dan nomor ijasah pendidikan terakhir.
  3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) transkrip nilai pendidikan terakhir.
  4. Berkas pasfoto digital warna berukuran 200 x 150 piksel dalam format JPEG (dengan nama ekstensi JPG) dan maksimal berukuran sebesar 30 KB.
  5. Berkas fotokopi digital ijasah dan transkrip dalam format PDF (dengan nama ekstensi PDF) dan maksimal berukuran 500 KB.
  6. Surat elektronik (email) yang biasa dan selalu Anda akses secara berkala. Informasi khusus akan disampaikan melalui surat elektronik secara langsung. Untuk keperluan ini, gunakan saja layanan email gratis seperti Gmail.com, Yahoo.co.id, Nokiamail.com, dll.
  7. Judul dan abstrak tugas akhir/tesis/disertasi
  8. Untuk pelamar lulusan dari luar-negeri, diwajibkan melampirkan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah dari Dikti – Depdiknas, atau Surat Keterangan telah mengajukan permohonan Penyetaraan Ijazah.

Demikian informasi seputar cara membuat akun di formulir Panselnas. Setelah Anda berhasil membuat akun, Anda baru bisa mendaftar ke instansi yang melakukan rekrutment. Daftar instansi yang membuka silakan dilihat disini. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa, follow kami di Twitter @KarirLampung dan Facebook KarirLampung Official. Semoga informasi Lowongan Kerja Terbaru di KarirLampung.com yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.

Read More..

Rabu, 03 September 2014

Penemuan Mata Manusia Menyerupai Kawah Mars

Mungkin Anda pernah mendengar adagium lawas yang mengatakan bahwa Mata adalah jendela jiwa.
Namun, pria berasal Armenia berhasil membuka mata seluruh dunia, bahwa bila diamati secara seksama, mata manusia bisa menjadi jendela untuk melihat sebuah gambaran dari permukaan sebuah planet.
Seperti Dilansir oleh DailyMail, Suren Manvelyan guru 34 tahun dari Yerevan Armenia, berhasil memotret tampilan mikroskopis dari iris mata beberapa kenalannya dengan metode makro.

Dan hasilnya, adalah temuan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.Ada mata yang mirip dengan kawah di planet Mars, ada pula yang mirip dengan sebuah kawah gunung berapi.

"Setiap hari kita melihat ratusan mata orang, namun kita bahkan tak pernah curiga bahwa mereka memiliki struktur yang sangat indah, seperti sebuah gambaran di permukaan planet yang belum pernah diketahui manusia,"kata Manvelyan seperti dikutip dari DailyMail.

Pemandangan mikroskopis iris mata orang-orang yang difoto oleh Manvelyan adalah sebuah bagian dari mata, yang secara otomatis mengatur dan menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata.

Sebelumnya, Manvelyan mengaku tak pernah menyangka, bahwa iris mata setiap orang memiliki penampilan yang sangat rumit. Seperti halnya sebuah sidik jari, setiap iris mata manusia juga memiliki keunikan masing-masing.

"Adalah hal yang sangat alami bila Anda memotret dengan mode makro terhadap binatang serangga, atau tanaman. Namun, saat membuat foto mata, saya tak pernah mengira hasilnya seperti ini," kata Manvelyan.
Berkat penemuannya ini, Manvelyan makin getol menjadikan mata teman-temannya, rekan-rekan kerjanya, hingga siswa-siswanya menjadi model yang mirip dengan kawah di planet antah berantah.

Lebih lanjut, Manvelyan mengunggah hasil-hasil foto iris matanya di sebuah blog yang ia namakan Your beautiful eyes. Karya-karya Manvelyan sangat unik.
Manvelyan sendiri mulai menekuni fotografi sejak 16 tahun dan kini memimpin sebuah majalah di Yerevan.
Sayangnya, ia tak bersedia mengatakan bagaimana caranya membuat foto mata seperti itu. Proses pengambilan foto ini masih rahasia," katanya.
http://www.serbanews.com/2011/12/penemuan-mata-manusia-yang-mirip-kawah.html
Read More..

Selasa, 02 September 2014

Bayar Gaji Dibawah UMR Pengusaha Masuk Penjara


Ini adalah peringatan sekaligus sebuah dilema bagi para pengusaha, dimana pemerintah sudah memberikan peringatan serius dengan menghukum pengusaha yang membayar upah buruh di bawah UMR. Peraturan seputar UMR memang sering dianggap remeh oleh banyak pengusaha.

Mahkamah Agung mengatakan jika ada sebuah perusahaan yang membayar buruh dibawah UMR (Upah Minimum Regional), maka pihak MA tak segan akan menghukum sang pengusaha dengan hukuman penjara. Salah satu pengusaha yang sudah mendapatkan hukuman atas pemberian upah buruh dibawa UMR adalah Tjioe Christina Chandra dengan diberi hukuman selama 1 tahun penjara.

UU Ketenagakerjaan yang dimaksud yaitu pasal Pasal 90 ayat 1 yang berbunyi Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 . Sesuai Pasal 185, majikan yang melanggar pasal tersebut diancam hukuman pidana minimal 1 tahun penjara dan maksimal 4 tahun penjara dan delik ini masuk tindak pidana kejahatan.

Pengusaha asal Surabaya ini terbukti membayar semua buruhnya dengan nilai dibawah UMR. Walau Pengadilan Negeri Surabaya sudah memvonis bebas Chandra, namun ia tetap diwajibkan hukuman pidana denda sebanyak Rp 100 juta. Hukuman yang diterima oleh Chandra merupakan hukuman pertama yang diberikan oleh MA kepada pengusaha karena masalah upah buruh.

Memang dilema bagi pengusaha, karena sebenarnya pengusaha dan buruh merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, mereka tidak bisa kerja sendiri-sendiri, sama-sama saling membutuhkan jadi sebaiknya hubungan ini harus saling menguntungkan, tidak ada yang dirugikan. 

Dan saat ini biasanya pengusaha mengakali pengurangan upah dengan mengurangi fasilitas karyawan seperti asuransi kesehatan, transport, uang makan dll untuk menutup nilai UMR. Pada kondisi demikian, akhirnya karyawan berada di posisi yang sulit, nuntut UMR tapi benefit lain dikurangi, secara matematika sama beratnya dengan di bawah UMR + Benefit. Yang ujungnya akan menyuburkan kembali jasa Outsoucing.



Sumber : http://ceritamu.com/cerita/Bayar-Gaji-Dibawah-UMR-Pengusaha-Masuk-Penjara
Read More..

Senin, 01 September 2014

Contoh Proposal Skripsi Tugas Akhir PAI

Web Based Learning: Pemanfaatan Teknologi Internet dalam Pendidikan Islam
A.     Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi informasi memiliki dampak yang sangat besar dalam tiap lini kehidupan kita sekarang ini, mulai dari pemerintahan, administrasi, ekonomi, pendidikan  dan lain-lain. Dalam pemerintahan kita kenal dengan e-gaverment, sedang dalam bidang ekonomi melahirkan konsep dan model e-businiss, e-commerce ataupun e-maketing. Begitupun istitusi/lembaga pendidikan  mulai memanfaatkan teknologi informasi tersebut yang memunculkan istilah e-school, e-learning, online learning, atau web based learning dan masih banyak istilah lainnya.

Belajar dengan memanfaatkan teknologi informasi khusunya internet, diprediksi akan menjadi trend model pendidikan  abad 21 dengan tanda bahwa seluruh masyarakat dibelahan negeri bumi ditarik dalam suatu tatanan masyarakat yang mengglobal. Sebuah isyarat dunia tanpa sekat, menembus batas-batas teritori, kita dapat mempelajari budaya masyarakat lain tanpa harus pergi ke tempat mereka berada, hanya tinggal klick atau memanfaatkan seach Angine maka informasi yang kita perlukan benderet, terserah kita akan membaca dan belajar tentang apa saja, dunia berada dijemari lentik kita. Pola dan proses edukasi akan mengalami perubahan yang signifikan, itulah salah satu penawaran media internet kepada kita Kita akan menjumpai sekolah, kampus tanpa dinding, bahkan tanpa ruang.

Bagi umat Islam, perlulah kita merumuskan kembali kebijakan pendidikan  agama yang telah usang untuk keadaan sekarang, dengan menggali dan menafsirkan kembali filsafat pendidikan Islam, dengan tidak bersikap acuh untuk mengakui kelebihan-kelebihan idiologi pendidikan lain, yang difalsafahi demi kesadaran untuk menjadikan manusia sebagai manusia nan utuh, dengan kata lain menjadikan manusia sebagai “manusia yang sadar diri”. Namun jangan menganggap bahwa “internet” tersebut sebagai penyelamat ketertinggalan pendidikan  kita, ia hanya merupakan media (tools) yang bergantung kepada kita (manusia) yang menggunakannya. Disinilah kita akan diuji apakah akan menjadi pemuja teknologi, atau menjadikannya sebagai media (alternatif) dalam menyelesaikan masalah pemerataan pendidikan  supaya lebih efektif dan  efesien. 

Dari berbagai alasan yang penulis paparkan di belakang, maka penulis sangat tertarik untuk mengangkat tema pendidikan yang berkaitan dengan peran teknologi informasi tersebut.

B.     Rumusan Masalah

Mengingat banyaknya pointer-pointer dalam pembahasan menyangkut media pendidikan, khususnya media internet, maka  penulis memutuskan untuk membatasinya pada perihal:
  • Internet sebagai media pendidikan  dalam proses pembelajaran
  • Pengembangan teknologi internet untuk proses pembelajaran yang efektif dan efesien
  • Optimalisasi teknologi internet untuk pemerataan pendidikan  dalam kancah era informasi
Dari pembatasan masalah di atas maka, perumusan masalah yang penulis pegang adalah:
  1. Apakah yang dimaksud dengan teknologi internet tersebut ?
  2. Bagaimana kapasitas media internet (web based learning) dalam proses pendidikan  ?
  3. Bagaimana pengaruh media internet kepada peserta didik dalam proses pembelajaran
  4. Prosedur apa saja yang harus dilakukan oleh lembaga pendidikan  dalam pemanfaatan internet ? 
C.     Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Adapun manfaat yang hendak dicapai dalam penelitian ini, adalah:
1.   Berguna untuk bahan masukan/kontribusi dalam lingkup dunia pendidikan  khsususnya menghadapi tantangan globalisasi, menambah pengetahuan yang tidak hanya menjadi sebuah wacana pengembangan media pendidikan, memperkaya metode dalam pembelajaran.
2.   Menjadi semacam warning dunia pendidikan  untuk mendapatkan ruhnya kembali dalam proses pembentukan manusia yang utuh dan menyeluruh.  
3.    Memberi nilai tambah bagi penulis pribadi, para pakar pendidikan, guru, para instruktur, dan yang lainnya, pada setiap jiwa yang peduli terhadap kelangsungan dunia pendidikan  di sekitar kita.

D.     Landasan Teori
Pendidikan  yang banyak ditafsirkan sebagai suatu usaha yang terproses dalam mewujudkan manusia yang manusiawi (memanusiakan manusia), pada dekade terakhir ini mendapat tantangan besar akibat percepatan aliran ilmu pengetahuan dan teknologi.

Visi dan misi pendidikan  di Indonesia yang dirumuskan dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) dengan jangka waktu 5 tahun sekali, selalu kehilangan orientasi dan “lepas kendali” sehingga ruhnya entah kemana. Visi dan misi pendidikan  tentu harus ada relevansinya dengan tuntutan zaman yang mengitarinya.  Karena setiap orde mempengaruhi orientasi - kebijakan (policy) dalam pendidikan , entah itu secara teoritis atau dalam praktiknya. Adalah suatu pesan yang sangat agung dari Nabi besar SAW, sebagaimana sabdanya :

عَلِّمُوْا اَوْلا دَ كمْ فَاِنَّــهُمْ مَخْلوقوْنَ غَيْرَ زَمَانِـكمْ

Didiklah generasi (anak-cucu) kalian, sebab mereka (akan) hidup pada suatu zaman yang berbeda dengan zamanmu

Pendidikan  merupakan jembatan penolong dalam mengantarkan kita pada tatanan masyarakat pembelajar (learning society) yang terus belajar dalam bahasa agama ‘belajar dari mulai ayunan (mahd) sampai liang kubur (lahd) ’à (no limit to study) menjadi acuan dasar untuk merefleksikan tugas mulia pendidikan  tersebut dalam meningkatkan tarap hidup suatu bangsa.

Dengan menggandeng kemajuan teknologi khususnya teknologi informasi (telematika) diharapkan pendidikan  tersebut akan lebih baik serta fleksible, baik dalam sistem yang hendak dikembangkan, materi yang dapat diakses siswa, proses intruksional dan pembelajaran yang akan diterapkan, serta bagaimana mencari solusi alternatif bila ditemukan hambatan dari siswa/mahasiswa, guru/dosen, atau penyelenggara  pendidikan. Lebih jauh dari itu salah satu faktor yang paling berperan dalam teknologi informasi adalah masalah jaringan (net) dan media akses yang menjadi penghubung antar sumber belajar dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran tersebut.

Media pendidikan  dengan masukan teknologi pendidikan  dipandang sebagai salah satu komponen yang mempengaruhi proses pembelajaran, karena mampu memiliki nilai tambah entah itu bersifat tangible ataupun intangible bergantung dari sudut mana kita memandang proses dan hasil yang dibentuknya. Manfaat bagi siswa/mahasiswa (stake holder) akan memperbarui pola pikir bahwa belajar tidak hanya dapat dilakukan di sekolah belaka, atau tergantung kepada pihak guru yang selalu membombardir siswa dengan materi pelajaran. Dengan model e-learning, web based learning, atau pendidikan  jarak jauh online yang berbasiskan internet ini, siswa (leaner) bisa mengakases  informasi (bahan ajar) dari server atau web dengan cara browsing, downloading, chating, tele-conference, menjadi komunitas dari newsgroup dan aplikasi program lainnya. Sehingga ia bisa berkomunikasi dengan siswa lain, guru atau sumber belajar lainnya yang tersebar pada tiap oase virtualilmu pengetahuan  baik secara syncrounus (real time) ataupun secara asyncrounus. Pada waktu itulah terjadi pertukaran informasi bahan ajar. Belajar semacam ini akan cenderung  kepada learning based dari pada teaching based.  Sungguh suatu inovasi dan revolusi cara belajar.

Teknologi informasi khsususnya internet telah menjumpakan antara pendidikan  dan samudra ilmu pengetahuan yang merupakan suatu kesempatan untuk memunculkan bakat dan potensi para pendidik yang inovatif.  Sosok guru dalam era informasi yang bercirikan information superhighway tentu memerlukan kompetensi lain dari sosok guru yang kita kenal dewasa ini. Adalah sosok guru yang mampu menjadi fasilitator yang mengantarkan, mengarahkan dan membimbing peserta didik dalam mengembangkan analisis untuk mengolah informasi menjadi ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan (wisdom) dalam meningkatkan kualitas tarap hidupnya. Semua itu bukan saja merupakan tugas dan kewajiban guru saja, namun menjadi kemestian bagi kita semua yang menginginkan generasi yang jauh dari keterbelakangan.

E.     Metode Penelitian dan Teknik Penulisan

Penelitian ini bersifat library reseach (kepustakaan) dengan cara menggali sumber-sumber penting. Disini penulis membedakannya menjadi dua tipe, yaitusumber primer berupa buku, dan sumber sekunder seperti; browsing, downloading, edu-newsgroup, koran, majalah, atau artikel yang mempunyai relevansi dengan pokok bahasan  dan topik yang akan disusun nantinya. Disamping itu akan pula menggunakan beberapa kamus teknologi informatika sebagai sumber pembantu.

Dari semua data yang berhasil disusun, selanjutnya akan disaring dengan analisis dengan menggunakan metode deskripsi analisis. Metode deskripsi dipakai untuk memperoleh gamabaran tentang pemahaman – pemanfaatan  teknologi internet  dalam proses pembelajaran. Sedangkan metode analisis diterapkan untuk menganalisa secara kritis permasalahan tersebut.                 

Catatan: Bagi teman-teman yang ingin tugasnya diposting di blog ini, bisa kirim filenya ke email biep458@gmail.com dengan menyertakan Nama Lengkap dan Nomor Mahasiswa atau ketemu langsung dengan saudara Muhammad Furqan Ab (20100720067) di kampus tercinta, CP: 085235554237. Jazakumullah... (Indahnya Berbagi.......)
Read More..